Berpetualang menuju sebuah tempat yang asing pada awalnya, namun ternyata tidak saat sampai apda tujuannya *pernah lewatin tempat itu*
Perjalanan yang indah,
setidaknya setiap saat aku selalu berusaha menikmatinya seikhlas mungkin,
agar tidak menjadi perjalanan yang sia-sia,
Setiap jenak ku belajar membuang semua perasaan tak nyaman yang hadir manakala pandanganku mengingatkan pada hal-hal yang tak menyenangkan,
Tak sia-sia, setiap hari ku merasa semakin mampu tersenyum, meski ‘tak enak’ itu tetap ada,
Biarlah,
Ingin ku nikmati alam indah yang dihamparkan Tuhan di depan bola mataku,
Ini adalah pemandangan yang terpampang di sepanjang perjalanan,Barisan pepohonan, kebun kacang, bukit, dan area persawahan,
Dengan kamera sederhana aku coba merekamnya
Keindahan garis batas antara biru dan kehijauan, line green and blue..
Inilah tempatnya,Sebuah tempat di pinggiran sungai besar yang mengalir deras dengan air keruh,
Gambar ini aku rekam dari pondokan,
Saat itu mataku melihat 2 ekor kuda yang tengah asyik makan rerumputan
Dengan latar sungai, jembatan, langit biru, dan suasana hijau yang meneduhkan,
Saat itu suasana mulai kelabu dan gelap,Sebelum benar-benar gelap dan hujan, aku coba mengabadikannya
Indah bukan?
Terlihat hening dan damai,
Tak terlihat hiruk pikuk yang menyesakkan,
Jika diperhatikan dengan seksama, akan terlihat titik-titik kecil pada pinggiran sungai,
Sebetulnya itu adalah manusia yang sedang berpetualang mencari keong kecil khas sungai air tawar,
Mereka adalah orang-orang dari rombongan yang aku ikuti,
Kelompok arisan keluarga batak muslim dengan marga Sembiring Keloko,
Sayang aku tak sempat mendapatkan foto mereka, kala terjun ke sungai
Mungkin bagi sebagian orang terlihat ndeso dan norak,
Jauh-jauh hanya untuk makan di pinggiran sungai dan mencari keong,
Tapi bagiku, ini amazing,
Karena bagi mereka, kegiatan seperti itu mengingatkan mereka pada hobi dan kebiasaan mereka di kampung halaman asal mereka, tanah karo, sumatera utara,
Sebenarnya aku sendiri pun ingin berpartisipasi,
Merasakan derasnya arus dan sensasi berada di sungai besar dengan pemandangan yang indah,
Namun apa daya, sedang tak bisa berbasah-basah ria,
Selain itu, niat menjadi surut, manakala biji mataku menangkap seekor ular yang cukup besar sedang asyik menyeberangi sungai,
Aaaaa, tidaaakk!!
Benar-benar hilang moodku dekat-dekat ke pinggiran sungai,
Ngeri ketemu dengan kawan-kawan si sneki yang lain -‘-!
Menjelang pulang, hujan mulai turun,Suasana menjadi lembab dan basah,
Seperti inilah suasananya,
Air hujan membuat gelombang dan memecah permukaan air sungai,
Panorama kelabu, daun dan semak basah berembun,
dikejauhan nampak kabut tipis menyelimuti,
mmmm,..
tempat yang menyenangkan bagi anda yang menyukai petualangan,
tanpa dipungut biaya, karena bukan lokasi wisata,
tertarik untuk mengunjunginya?
Hanya 1 jam perjalanan dari kota Bandar lampung,
Dengan rute : BDL-Pringsewu (belok kanan menuju arah Sukoharjo setelah sampai di trafficlight pringsewu, perjalanan sekitar 15 menit)
Jembatan, akan jadi penunjuk bahwa anda sudah sampai di lokasi,
Enjoy your days,
En have a nice trip!

foto-fotonya keren
BalasHapus